AKTIVITAS PENGGUNAAN INTERNET DAN UPAYA PERLUASAN AKSES INTERNET DI INDONESIA

Mutiara Al Ahsa | 19 May 2026

Login Google ❤️ 1

Kemajuan teknologi telah membawa perubahan perilaku masyarakat khususnya di Indonesia. Kemudahan internet membuat aktivitas individu berpindah ke ruang digital yang serba cepat dan efisien. Menurut Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet di Indonesia pada tahun 2025 mencapai 80,66% atau setara dengan 229 juta pengguna internet.


Hasil survei APJII pada pengambilan data yang melibatkan 8700 responden dari 38 provinsi mengungkapkan 24,8% pengguna internet di Indonesia mengakses internet untuk bermain media sosial. Di urutan kedua, publik sering mengakses internet untuk mencari berita atau informasi terkini (15,04%). Selanjutnya, aktivitas lain yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia yaitu melakukan transaksi online (14,95%), mengakses konten hiburan (14,67%), mengakses layanan publik (8,6%) dan layanan keuangan (5,84%). Sebagian lain menggunakan internet untuk berkomunikasi melalui email (4,2%), sekolah dari rumah (4,17%), akses transportasi online (4,16%), bekerja di rumah (3,54%) dan sedikit di antara mereka memilih kategori lainnya (0,03%).


Namun demikian, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum merasakan kemudahan akses internet. Berdasarkan hasil survei APJII, dua alasan terbesar yang menjadi penyebab seseorang tidak menggunakan internet adalah karena tidak memiliki perangkat yang memadai (43,62%) dan tidak mengetahui cara bagaimana terkoneksi dengan internet (40,77%). Faktor lain yang menjadi alasan masyarakat tidak terkoneksi dengan internet yaitu karena merasa tidak melihat manfaat internet (3,24%), kuota yang mahal (2,88%), dan tidak ada sambungan internet (2,59%). Sedikit dari mereka memiliki kendala keterbatasan fisik (2,14%) dan memilih alasan lainnya (4,76%).

Kementerian Komunikasi dan Digital terus melakukan upaya perluasan akses internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Pengoperasian 6.747 Base Transceiver Station (BTS) dan terdapat 27.807 titik lokasi di wilayah 3T yang memiliki akses internet publik. Pemerataan akses internet dapat mendukung kemudahan aktivitas dalam berbagai bidang seperti bidang pendidikan hingga ekonomi.

Referensi : 

https://goodstats.id/article/simak-alasan-dan-hambatan-penggunaan-internet-di-indonesia-DHph7 

https://rri.co.id/batam/nasional/2134683/kemkomdigi-perluas-akses-digital-daerah-3t 


Beri Penilaian

Login Google untuk memberi komentar.


Komentar

Hisam Mujazi
⭐⭐⭐⭐⭐

nice inpo min mantap